Wujudkan Kawasan Tanpa Rokok, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Turunkan Langsung Sosialisasikan UU Rokok

Wujudkan Kawasan Tanpa Rokok, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Turunkan Langsung Sosialisasikan UU Rokok
Wujudkan Kawasan Tanpa Rokok, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Turunkan Langsung Sosialisasikan UU Rokok

PANGKEP - - Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) turun langsung sosialisasikan ketentuan perundang-undangan mengenai rokok.

Sosialisasi oleh MYL dihadapan pimpinan OPD dan ASN lingkup pemda Pangkep, dilaksanakan di ruang rapat wakil bupati, Senin(25/10/21). Dikatakan MYL, melalui sosialisasi ini terwujud kawasan bebas rokok di Pangkep.

Lanjutnya, Pemrintah tidak melarang ASN ataupun masyarakat untuk merokok. Akan tetapi, ada sejumlah kawasan dan fasilitas yang tidak dibolehkan untuk merokok.

Fasilitas yang dilarang merokok, fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, sarana ibadah, tempat bermain anak, tempat bekerja baik instansi pemerintah maupun swasta.

"Kita berharap, kita saling menghargai antara perokok dan yang tidak merokok. Agar tidak merokok pada fasilitas tertentu, "katanya.

Ia juga menyampaikan, agar masyarakat menghindari rokok ilegal. Karena akan berdampak buruk bagi masyarakat. Baik dampak hukum maupun kesehatan.

Sosialisasi ketentuan perundang-undangan mengenai rokok telah dilaksanakan di sejumlah wilayah. Dengan harapan, masyarakat dan ASN dapat memahami dan mematuhi aturan yang ada.

Kepala bagian hukum Pemda Pangkep, Hj Nuraidah mengatakan, Sosialisasi ini sebagai salah satu upaya dalam penegakan hukum peraturan yang mengatur mengenai rokok.

Lanjut ia jelaskan, terdapat beberapa jenis peraturan mengenai rokok. Mulai dari Undang-undang, peraturan pemerintah hingga peraturan daerah.

Pangkep sendiri telah memiliki Peraturan daerah nomor 10 tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok.

" Perda ini dibuat sebagai amanah UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan PP nomor 109 tahun 2012. Perda ini masih perlu disebarluaskan untuk mengoptimalkan penerapannya.

Pada lingkungan kerja kita khususnya,   masih banyak yang belum menerapkan mengenai kawasan tanpa rokok. Yang sebenarnya harus diterapkan untuk melindungi pegawai dan masyarakat yang datang mau dilayani agar tidak terpapar dari asap rokok.

“Jadi, sangat perlu menyebarluaskan Perda ini, untuk mengendalikan dampak bahaya rokok. Selain itu, penggunaan rokok ilegal juga harus dipantau dan kendalikan. Untuk itu, dalam sosialisasi ini, selain penerapan kawasan tanpa rokok. Kita juga lakukan penyebarluasan tentang rokok ilegal, "jelasnya.

Salah seorang pembicara dalam sosialisasi ini, Kepala seksi pidana umum(Kasi Pidum) Kejaksaan negeri(Kejari) Pangkep, Nova Aulia Pagar Alam.

"Sosialisasi ini sangat bagus. Dengan adanya sosialisasi ini memberikan perlindungan bagi orang yang tidak merokok dan mewujudkan Pangkep kawasan tanpa rokok, "katanya.(herman djide)

PANGKEP SULSEL
HermanDjide

HermanDjide

Previous Article

Manfaatkan Waktunya di Hari Libur, Lurah...

Next Article

Kadis Pendidikan Pangkep Dr Sabrun Pantau...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 36

Postingan Tahun ini: 1764

Registered: May 25, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 2802

Registered: May 23, 2021

Edi Purwanto

Edi Purwanto

Postingan Bulan ini: 23

Postingan Tahun ini: 73

Registered: Nov 8, 2021

Sarjono Achmad

Sarjono Achmad

Postingan Bulan ini: 22

Postingan Tahun ini: 54

Registered: Sep 23, 2021

Profle

ISWAN DUKOMALAMO verified

Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi
Bendera Tauhid Berkibar Depan Kantor DPRD Jeneponto, Aliansi Ummat Islam Demo Tolak Permendikbudristek

Follow Us

Recommended Posts

Polda Sulsel Gelar Lomba Unjuk Rasa, Ini Hasilnya
CV Setia Bangunan, Polsek Tanete Riaja dan Pemuda Pancasila Gelar Kegiatan Vaksinasi Covid19
Dewan Pers Surati Media Terkait Pemberitaan, Wilson Lalengke: Berhentilah Jadi Backing Penjahat
Bumdes Corawali Buka Usaha Depot Air Minum Isi Ulang, Harga 1 Galon Rp. 4500
BIN Sulsel, Dinkes dan Satgas Covid-19 Barru Genjot Vaksinasi